MPLS Ramah SIT Andalusia Parepare Berakhir, Salurkan Bantuan Rp11 Juta untuk Korban Kebakaran
PAREPARE -- Sekolah Islam Terpadu (SIT) Andalusia Parepare menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 dengan cara yang berbeda. Tidak hanya mengakhiri masa pengenalan sekolah, kegiatan tersebut juga diwarnai aksi kemanusiaan melalui Jumat Peduli Andalusia sebagai bentuk empati terhadap korban kebakaran di Jalan Mayor Haddade, Kota Parepare. (Jumat, 17 Juli 2026)
Penutupan MPLS menjadi akhir dari rangkaian kegiatan yang diikuti 137 peserta didik baru dari jenjang TKIT, SDIT, dan SMP IT Andalusia. Selama lima hari, para siswa dikenalkan dengan lingkungan sekolah, budaya positif, tata tertib, serta nilai-nilai karakter Islami yang menjadi fondasi pendidikan di SIT Andalusia.
Seluruh kegiatan dikemas dalam suasana yang aman, nyaman, menyenangkan, serta bebas dari praktik perundungan, sejalan dengan semangat MPLS Ramah yang menempatkan peserta didik sebagai subjek pembelajaran dan membangun pengalaman pertama yang positif di lingkungan sekolah.
Acara penutupan dihadiri Ketua Yayasan SIT Andalusia H. Abd. Rahman Saleh, para kepala sekolah TKIT, SDIT, dan SMP IT Andalusia, orang tua peserta didik, tenaga kependidikan, panitia MPLS, serta seluruh siswa baru.
Dalam sambutannya, H. Abd. Rahman Saleh menegaskan bahwa SIT Andalusia berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berakhlak mulia, berkarakter Islami, mencintai Al-Qur'an, menghormati guru dan orang tua, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
"Peserta didik baru telah diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, budaya positif, tata tertib, serta nilai-nilai karakter yang menjadi dasar kehidupan di sekolah ini. Semoga semua yang diperoleh menjadi bekal untuk memulai perjalanan belajar dengan semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab," ujar Abd. Rahman Saleh.
Usai seremoni penutupan, seluruh peserta didik bersama jajaran yayasan, kepala sekolah, guru, dan wali kelas melanjutkan kegiatan Jumat Peduli Andalusia dengan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak musibah kebakaran.
Dari aksi solidaritas tersebut berhasil dihimpun donasi sebesar Rp11 juta, yang kemudian disalurkan melalui Posko Korban Kebakaran. Bantuan diterima langsung oleh Lurah Kampung Baru, Andi Muhammad Ridha Paduppa, didampingi Ketua TP PKK Kelurahan Kampung Baru beserta jajaran.
Sekretaris Yayasan SIT Andalusia, Muhammad Zulkarnaim, mengatakan kegiatan sosial itu sengaja dihadirkan sebagai bagian dari implementasi pendidikan karakter agar peserta didik memahami pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama sejak awal mereka mengenyam pendidikan di SIT Andalusia.
"Mudah-mudahan pelaksanaan Jumat Peduli Andalusia ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi upaya mengasah rasa empati dan kepedulian anak-anak sejak dini agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi," tuturnya.
Perpaduan antara penutupan MPLS dan aksi kemanusiaan tersebut menjadi gambaran nyata filosofi pendidikan yang diterapkan SIT Andalusia Parepare. Sejak hari pertama menjadi bagian dari sekolah, peserta didik tidak hanya diajak mengenal lingkungan belajar, tetapi juga dibiasakan menanamkan nilai empati, kepedulian, dan semangat berbagi sebagai bekal menjadi generasi Islami yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Posting Komentar