Warga Bacukiki Gelar Syukuran dan Mappadendang di Tengah Sawah
![]() |
| Foto by. Dody Ahmad |
PAREPARE -- Masyarakat Bacukiki kembali menggelar acara syukuran tahunan yang berlangsung di kawasan Abbineang Malimpoe, Mangngimpuru, Kelurahan Watang Bacukiki, Kota Parepare, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki dan keberkahan yang diberikan. (Kamis, 4 Juni 2026)
Kegiatan tersebut dihadiri warga setempat serta tokoh masyarakat dan pemerintah kelurahan. Suasana penuh kekeluargaan begitu terasa sejak awal acara yang diawali dengan pembacaan Barasanji di tengah hamparan sawah.
Salah satu warga yang juga Kepala RT 2 Abbanuangnge, Antos, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat Bacukiki.
“Kegiatan ini setiap tahun kami lakukan sebagai bentuk rasa syukur atas apa yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada kita semua. Tradisi ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Watang Bacukiki, Mursal yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan masyarakat dalam menjaga adat dan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Ini merupakan salah satu adat istiadat masyarakat Bacukiki yang harus terus dilestarikan agar anak cucu kita kelak tetap mengenal budaya dan tradisi daerahnya sendiri,” katanya.
Setelah prosesi Barasanji selesai dilaksanakan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tradisi Mappadendang yang digelar di tengah pemukiman warga. Suara alu yang bertalu-talu berpadu dengan antusias masyarakat menambah semarak suasana kebersamaan tersebut.
Tradisi Mappadendang sendiri menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas hasil panen sekaligus bentuk pelestarian budaya Bugis yang masih terus dijaga hingga saat ini.
Warga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya mempererat persaudaraan, menjaga nilai budaya, serta menanamkan rasa kebersamaan kepada generasi muda.

Posting Komentar